Menjadi PNS, ya sepertinya sebuah pekerjaan yang paling diidam-idamkan banyak orang. Sehingga banyak orang melakukan berbagai cara untuk bisa mewujudkannya, bahkan terkadang cara-cara kotor pun mereka lakukan. Mereka berpikir menjadi PNS dengan segala fasilitasnya merupakan jaminan masa depan. Mereka bisa menerima gaji bulanan dengan rutin, tunjangan anak istri, jaminan kesehatan dan tunjangan-tunjangan lainnya. Bahkan terkadang mereka bisa mendapat tunjangan satu kali gaji bagi PNS guru yang telah bersertifikasi atau tunjangan remunerasi yang lebih besar bagi sebagian PNS lainnya.
Terasa menggiurkan, bukan ? pada hal sebenarnya tanggung jawab yang diemban tidak semudah terhadap semua fasilitas yang kita bayangkan. Menjadi PNS berarti harus amanah atau dapat dipercaya. Lebih dari itu menjadi PNS itu harus bisa melayani masyarakat dengan baik, bukan mereka yang harus dilayani seperti yang banyak terjadi saat-saat ini.
Tapi bukan berarti kita harus pesimis untuk menjadi seorang PNS karena takut tidak amanah atau karena takut untuk tidak bisa melayani masyarakat dengan baik. Karena ketakutan tersebut malahan akan memperburuk kesempatan akan adanya PNS yang baik. Ketakutan tersebut berati memberi peluang kepada orang lain untuk menjadi PNS, pada hal kita tidak tahu orang tersebut itu amanah atau tidak, bisa melayani masyarakat dengan baik atau tidak.
Menjadi PNS yang baik pasti dimulai dengan cara-cara yang baik pula. Oleh karena itu jika memang kita ingin menjadi seorang PNS yang baik, maka gunakanlah cara - cara yang baik. Cara-cara yang baik tersebut di antaranya tidak memalsukan data - data, ketika ujian tidak menyontek, tidak melakukan penyuapan, tidak memanfaatkan kedekatan dengan pejabat atau nepotisme, dan tidak melakukan hal-hal negatif lainnya. selama ini kita banyak melihat bagaimana mereka dengan santainya memalsukan data-data. terlebih adanya cara menjadi PNS jalur honorer yang berpedoman wiyata bhakti. jalur ini terasa sangat rawan, karena mereka dengan mudah memalsukan tahun wiyata bhakti mereka. ada banyak juga PNS-PNS dadakan yang melalui penyuapan atau karena nepotisme, bahkan ada yang juga yang lulus tes melalui joki-joki.
jadi kalau kita sudah yakin bisa menggunakan cara - cara yang baik, maka kemungkinan besar juga bisa menjadi seorang PNS yang baik. oleh karena itu bagi kalian yang sudah siap melakukan cara - cara yang baik, silahkan maju untuk ikut tes menjadi PNS (tentunya CPNS dulu, dong). dan yakinlah dengan niat yang baik, Allah pasti akan memberi jalan yang terbaik, amin.
Demikian sedikit oret - oretan dari saya, semoga bisa bermanfaat dalam meyakinka diri pembaca atau menjadi bahan koreksi sebelum benar - benar mendaftarkan diri untuk PNS.
Salam dari Ahmad Zan Kharis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar